Jumat, 15 Maret 2013

Unsur Alkali_Bahrul Fajrih



KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah Swt yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik, kami berharap semogah makalah ini dapat memberikan manfaat kepada kita semua, terutama untuk para siswa SMAN I Sinjai Tengah.
Terima kasih kami ucapkan kepada teman-teman sekalian dan Ibu guru pembimbing yang telah membantu kami dalam menyelesaikan makalah ini dengan baik. Meskipun, ada beberapa hambatan yang kami dapatkan, namun hal itu dapat kami atasi berkat bantuan dari teman-teman sekalian sehingga makalah ini dapat tersusun dan terselesaikan dengan baik.
Kami menyadari bahwa makalah ini masih sangat jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan kritik dan saran dari teman-teman sekalian dan para pembaca yang budiman. Agar kedepannya kami dapat menyusun makalah ini dengan baik. Atas kritik dan saran dari teman-teman sekalian, kami mengucapkan terima kasih banyak.
Talle, 10 Nopember 20011

Penyusun

Kelompok I


BAB   I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Logam alkali merupakan salah satu unsur golongan utama. Unsur-unsur tersebut bersifat logam dan memiliki kecendrungan melepaskan electron. Bentuk oksidanya dalam air merupakan larutan basa (alkalis) sehingga unsur-unsur golongan utama disebut logam alkali.
Logam alkali banyak terdapat dikulit bumi dan memiliki sifat-sifat tertentu serta memiliki keteraturan dari atas bawah dalam system periodic. Logam alkali juga dapat digunakan dalam kegidupan sehari-hari untuk memenuhi kebutuhan. Meskipun demikian, logam alkali juga dapat mendatangkan bahya jika direaksikan dengan  unsur-unsur tertentu yang dapat berakibat buruk bagi lingkungan sekitar.
B.     Rumusan Masalah
1.      Bagaimana sifat unsur-unsur logam alkali
2.      Berapa kelimpahannya di alam
3.      Apa manfaat unsur-unsur logam alkali
C.     Tujuan atau Manfaat
1.      Mengetahui sifat unsur-unsur logam alkali
2.      Mengetahui bagaimana kelimpahannya di alam
3.      Mengetahui manfaat unsur-unsur logam alkali.



BAB  II
PEMBAHASAN

A.    Logam Alkali
Logam alkali terdiri atas Litium, Natrium, Kalium, Rubidium dan Sesium serta Fransium. Logam alkali mempunyai sifat fisik, yaitu:
1.      Titik didih dan titik leleh makin berkurang Li ke Cs
2.      Massa jenis bertambah dari Li ke Cs
3.      Sifat penghantar panas dan listrik berkurang dari Li ke Cs
4.      Dapat menghasilkan nyala
5.      Dapat bereaksi dengan hydrogen, air, oksigen dan halogen
1.      Kelimpahan Logam Alkali
Logam alkali banyak terdapat dialam dalam bentuk senyawa. Berdasarkan massanya, natrium dan kalium terdapat melimpah dikulit bumi kebanyakan senyawanya larut dalam air sehingga banyak terdapat di air laut. Rubidium terdapat dalambentuk lepidolit, sesium terdapat dalam bentuk pollasit, sedangkan fransium dikulit bumi hanya diperkirakan sekitar 30 gram.
Mineral unsur logam alkali mempunyai kelimpahan paling banyak, terutama yang bersifat Silikat, Klorida, Nitrat dan Karbonat. Akan tetapi, mineral itu tidak mempunyai nilai komersial karena pengelolahannya yang sulit.
2.      Sifat Fisika Logam Alkali.
Sifat
Li
Na
K
Rb
Cs
Nomor atom
Komfigurasi elektron
Massa atom relative (Ar)
Jari-jari atom (Pon)
Jari-jari ion (Pon)
Titik lebur (0C)
Titik didih (0C)
Massa jenis(gram/Cm3)
Energi ionisasi
Energi sublimasi
Daya hantar  listrik
Daya hantar panas
3
[He]25’
6,94
152
90
179
1,317
0,53
5,39
155,1
0.11
0,85
11
[Ne]35’
22,99
185
`116
97,9
884
0,97
5,14
108,7
0,21
1,41
19
[Ar]45’
39,10
231
152
63,7
760
0,87
4,34
90
0,14
1,02

37
[Kr]55’
85,47
246
166
38,5
668
1.53
4,18
85,81
0,08
0.58
55
[Xe]65’
132,91
263
188
28,5
705
1.88
1,88
78,78
0,05
0,36

Unsur logam alkali hanya mempunyai satu electron valensi yang terlibat dalam pembentukan ikatan, selain itu, jari-jarinya makin besar dari Li ke Cs. Akibabnya ikatan logam dalam kristalnya makin lemah dan makin bersifat lunak. Selain itu, ikatan logam alkali dan jari-jari atomnya juga berpengaruh pada titik didih dan titik lebar alkali.
3.      Sifat Kimia Logam Alkali
Logam alkali cenderung melepaskan electron terluarnya untuk mencapai kestabilan. Oleh karena itu, logam alkali termasuk logam yang sangat relatif. Kereaktifannya bertambaah dari atas kebawah, karena kereaktifannya tersebut, unsur alkali ditemukan sebagai ion positif dalam senyawa ion. Logam alkali juga dapat bereaksi dengan unsur lain membentuk senyawa ionik baru.
a.       Pembentukan senyawa alkali
Logam alkali bereaksi dengan cara membentuk ion + 1 baik dalam Kristal maupun larutan.
1.      Reaksi dengan hydrogen.
Semua logam alkali bereaksi dengan hydrogen menghasilkan hidrida yang mengandung ion HF reaksinya.
2Li + H2 → 2 LiH
2Na + H2 → 2 NaH
2.      Reaksi dengan air
Semua logam alkali mudah bereaksi dengan air menghasilkan gas hydrogen dan logam hidroksida. Reaksinya :

2Na + H20 → NaOH + H2
2K + H20 → 2KOH + H2
3.      reaksi dengan oksigen
logam alkali mudah bereaksi dengan oksigen membentuk oksida, peroksida dan superaksida, reaksinya :
4Li + 022Li20
2Na + 02 → Na20
K + 02 → K02
4.      Reaksi dengan halogen
Semua alkali bereaksi dengan halogen membentuk halide reaksi ini disertai pemanasan reaksinya
2CS + Cl22CsCl
2K→F2 → 2KF
b.      Kelaratan senyawa alkali
Logam-logam alkali dapat membentuk berbagai jenis senyawa, misalnya garam-garam hidroksida golongan alkali umumnya mudah larut dalam air, hal itu disebabkan oleh :
1.      Jumlah energi yang diperlukan untuk memisahkan ion-ionnya tidak terlalu tinggi karena kationnya bermuatan tunggal + 1.
2.      Jumlah energi yang dibebaskan tinggi ( eksofermik )
c.       Warna nyala alkali
Logam alkali menghasilkan spectrum emisi jika larutan garamnya dipanaskan pada nyala Bunsen atau dialirkan muatan listrik pada fase uapnnya. Spectrum emisi berupa pancaran cahaya dengan warna tertentu. Akan tetapi, sebenarnya spectrum itu terdiri atas beberapa garis, warna yang khas untuk setiap unsur. Oleh karena itu, warna spectrum dapat digunakan untuk mengidentifikasi unsur-unsur dalam senyawa atau campurannya.
Warna nyala logam alkali jika dibakar yaitu :
1.      Litium berwarna merah
2.      Natrium berwarna kuning
3.      Kalium berwarna ungu
4.      Rubidium berwarna merah gelap
5.      Sesium berwarna biru
3.      Produk Unsur atau Senyawa Alkali
Prodak yang mengandung unsur atau senyawa logam alkali banyak dijumpai dalam kehidupan sehari-hari yaitu :
1.      Lelehan natrium digunakan untuk pendingin reactor nuklir
2.      Natrium sianida digunakan untuk ekstraksi perak dan emas
3.      Garam litium digunakan untuk pengebatan beberapa penyakit kejiwaan            ( mental )
4.      Natrium hidroksida digunakan dalam pembuatan sabun, deterjen, kertas, tekstil, menurunkan kadar belerang dalam minyak bumi dan menetralkan asam.
5.      Sesium digunakan untuk menghilangkan sisa oksigen dalam tabung hampa.
6.      Rubidium digunakan sebagai katalis pada beberapa reaksi kimia.
7.      Kalium nitrat digunakan dalam pembuatankorek api, bahan peledak, petasan dan pengawetan daging.
8.      Litium digunakan untuk mengikat karbon dioksida dalam system ventilasi pesawat dan kapal selam.













BAB  III
PENUTUP

A.    Kesimpulan
Logam alkali merupakan salah satu unsur golongan utama dengan sifat-sifat tertentu dan banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari untuk memenuhi kebutuhan manusia.
B.     Saran
Logam alkali harus digunakan sesuai dengan fungsinya masing-masing agar tidak menimbulkan bahaya bagi manusia dan kehidupan sekitarnya.






















DAFTAR ISI

LEMBAR JUDUL   ……………………………………………………………………
KATA PENGANTAR    ………………………………………………………….……
DAFTAR ISI     …………………………………………………………………….......
BAB   I           PENDAHULUAN    ……………………………………………..……..
A.    Latar belakang     ………………………………………..…………..
B.     Rumusam masalah     ……………………………………….………..
C.     Tujuan atau manfaat     ………………………………………………
Bab   II            PEMBAHASAN     ……………………………………………………..
A.    Logam alkali    ………………………………………………………
1.      Kelimpahan logam alkali   ……………………………………….
2.      Sifat fisika logam alkali   ………………………………………..
3.      Sifat kimia logam alkali    ……………………………………….
4.      Produk unsur atau senyawa alkali   ……………………………...
BAB   III        PENUTUP    ………………………………………………………….…
A.    Kesimpulan   ………………………………………………………...
B.     Saran    ………………………………………………………………













0 komentar:

Posting Komentar