BAB I
PENDAHULUAN
- LATAR BELAKANG
Dalam kehidupan sehari-hari.kita sering mendengar kata fonem dan huruf tetapi kita tidak dapat menbedakan keduanya serta ciri-ciri jenis kata utama (kata benda, kata kerja, kata sifat, dan kata keterangan) terutama yang lebih dari satu morfem. Akibatnya kita mengalami kesulitan mempelajari kalimat dalam hal mgengidentifikasi jenis kata. Sebenarnya untuk menyusun kalimat yang kaya variasi dan makna, frasalah yang harus banyak mengisi subjek, predikat, objek, pelengkap, dan keterangan.
Oleh karena itu , dalam makala ini kita akan membahas lebih detail, mengenai fonem, morfem, kata, frasa, dan klausa.
- RUMUSAN MASALAH
a. Apakah bentuk-bentuk dalam bahasa itu ?
b. Apakah definisi dari makna dalam bahasa ?
c. Apakah istilah yang terdapat dalam makna dalam bahasa ?
- TUJUAN PENULISAN
a. Agar pembaca dapat mengetahui bentuk dalam bahasa,
b. Pembaca dapat mengetahui definisi dari makna dalam bahasa,
c. Pembaca dapat mengetahui istilah yang terdapat dalam makna dalam bahasa
BAB II
PEMBAHASAN
- BENTUK
Satuan bentuk terkecil dalam bahasa adalah fonem, dan yang terbesar adalah karangan. Antara satuan bentuk terkecil dan terbesar itu terdapat deetan bentuk : morfem, kata, frasa, kalimat, dan alinea. Berikut ini akan diuraikan pengaruh fonem, morfem, kata dan frasa terhadap makna.
1. FONEM
Adalah satuan bunyi terkecil yang dapat membedakan makna. Fonem dan huruf merupakan dua hal yang berbeda. Fonem adalah bunyi dari huruf ( untuk di dengar ), sedangkan huruf adalah lambang dari fonem ( untuk dilihat ).
2. MORFEM
Adalah satuan bentuk terkecil yang dapat membedakan makna dan atau mempunyai makna. wujud morfem dapat berupa imbuhan, klitika, partikel, dan kata dasar. Menurut bentuk dan maknanya morfem dapat dibedakan atas dua macam yaitu, morfem bebas dan morfem terikat.
3. KATA
Adalah satuan bentuk terkecil (dari kalimat) yang dapat berdiri sendiri dan mempunyai makna.
1.Bentuk kata,
dari segi bentuknya kata dapat dibedakan atas dua macam, yaitu kata yang bermorfem tunggal dan kata yang bermorfem banyak.
2.jenis kata
Secara tradisional pembagian jenis kata di dalam bahasa yang besar di dunia umumnya terdiri atas :
a. kata benda (nomina)
b. kata kerja (verba)
c. kata sifat (ajektiva)
d. kata ganti (pronomina)
e. kata keterangan (adverbia)
f. kata bilangan (nurmeralia)
g. kata sambung (koniungsi)
h. kata sandang (artikula)
i. kata seru (interjeksi)
kata depan (preposisi)
Menurut Hasan Alwi dkk. Mengelompokkan kata kedalam 5 jenis yaitu :
1.kata kerja
Adalah kata yang menyatakan perbuatan atau tindakan ,proses,dan keadaan yang bukan merupakan sifat atau kualitas.verba dapat di bedakan menjadi dua kelompok yaitu: verba yang menyatakan perbuatan atau tindakan dan verba yang menyatakan proses atau keadaan yang bukan sifat. Selain itu ada pula bentuk verba turunan yaitu: vebra berulang,verba majemuk,dan verba berpreposisi.
2. kata sifat
Adalah kata yang berfungsi sebagai atribut bagi nomina .berdasarkan perilaku semantisnya akjetiva harus di bedakan atas dua tipe yaitu : akjetiva bertaraf dan akjetiva tak bertaraf.
3.kata keterangan
Adalah kata yang menerangkan verba ,akjetiva,nomina,adverbial lain,frasa proposisional, dan juga seluruh kalimat.
4.kata benda( Nomina)
Adalah kata yang mengacu pada sesuatu benda baik konkret maupun abstrak.kata benda sangat perlu dikenali karena akan berfungsi sebagai subjek,objek,atau pelengkap. Ada dua cirri umum nomina yaitu nomina tidak boleh diingkarkan dengan kata tidak dan nomina dapat berkombinasi dengan akjetiva baik diantarai oleh yang maupun tidak .
5.kata tugas (partikel)
Kata tugas bukanlah nama satu Jenis kata, melainkan kumpulan kata dan partikel.angota rumpun kata tugas ada lima yaitu :
a) Kata depan (preposisi)
adalah kata tugas yang selalu berada di depan kata benda,kata kerja,kata sifat, atau kata keterangan.
b) Kata sambung (konjungsi)
Adalah kata tugas yang berfungsi menghubungkan dua kata atau dua kalimat. Mengingat perananya sebagai kata penghubung,kata sambung di sebut juga dengan istilah konjungtor.
c) Kata seru (interjeksi)
kata seru adalah kata tugas yang dipakai untuk mengungkapkan seruan hati seperti rasa kagum,sedih,heran,dan jijik.
d) kata sandang (artikula).
Adalah kata tugas yang membatasi makna jumlah orang atau benda. Ada tiga macam artikula , yaitu artikula yang menyatakan makna tunggal ,artikula yang menyatakan makkna jamak, dan artikula yang menyatakan makna netral .
e) partikel penegas
Partikel yang di bicarakan di sini adalah partikel yang berfungsi membentuk kalimat tanya (interogativ).
4. FRASA
Adalah kelompok kata yang tidak mempunyai unsur subjek predikat.konstruksinya yang berupa kelompok kata menunjukan frasa lebih tinggi dari kata .
Ada 3 kriteria yang harus di miliki oleh frasa:
1. Konstruksinya tidak mempunyai predikat (nonpredikatif )
2. Proses pemaknaanya berbeda dengan idiom.
3. Susunan katanya berpola tetap .
Ada 5 jenis frasa diantaranya :
a) Frasa verbal
Adalah kelompok kata yaqng menyatakan tindakan atau perbuatan.
b) Frasa Nominal
Adalah kelompok kata yang menyatakan atau menunjuk suatu benda ( konkret maupun abstrak ).
c) Frasa ajektival
Adalah kelompok kata yang menyatakan sifat atau tindakan. Kata sifat yang menjadi inti frasa ajektival dapat di beri pewatas depan atau pewatas belakang.
d) frasa adverbial
Adalah kelompok kata yang berfungsi menerangkan predikat yang berupa verba atau ajektiva.
e) Frasa preposisional
Adalah kelompok kata yang terdiri dari preposisi sebagai inti di ikuti oleh kata atau kelompok kata lain,terutama nomina.
5. KLAUSA
Adalah kelompok kata yangmengandung subjek (s) dan predikat (p),berarti meski kalimat tunggal ,pasti mempunyai klausa karena kalimat tunggal adalah kalimat yang terdiri dari satu S dan satu P.
- MAKNA DAN PERUBAHANYA
Makna adalah hubungan antara bentuk bahasa dengan objek atau sesuatu yang di acunya.Ada dua macam makna yang terpenting yaitu makna leksikal,dan makna gramatikal .Berkaitan dengan makna ada beberapa istilah yang perlu kita pahami di antaranya adalah sinonim, antonim, homonim,dn hiponim.
a) sinonim ialah ungkapan yang maknanya hampir sama dengan ungkapan lain. Sinonim dapat di bedakan atas 4 tingkatan yaitu :
1. Sinonim antarkalimat.
2. Sinonim antarfrasa,
3. Sinonim antarkata,
4. Sinonim antarmorfem.
b) Antonim ialah ungkapan yang maknanya kebalikan dari ungkapan yang lain.antonim dapat di bedakan menjadi empat tingkatan bentuk berikut ini :
1. antonim antarkalimat ,
2. antonim antarfrasa ,
3. antonim antarkata
4. antonim antarmorfem
c) homonim terjadi jika dua kata mempunyai bentuk dan ucapan yang sama,tetapi maknanya berbeda.selain homonym terdapat pula homofon dan homograf.
d).Hiponim terjadi jika makna sebuah ungkapan merupakan bagian dari makna ungkapan yang lain.
Contoh perubahan makna yang penting adalah sebagai berikut
1.Meluas yaitu jika cakupan makna yang sekarang lebih luas dari makna yang dahulu.
2.Menyempit yaitu jika cakupan makna dahulu lebih luas dari makna yang sekarang.
3.Amelioratif yaitu perubahan makna yang mengakibatkan nilai makna baru terasa lebih tinggi atau lebih baik dari makna lama.
4.Peyoratif,yaitu perubahan makna yang mengakibatkan makna baru terasa lebih rendah nilainya dari makna lama.
5.Sinestesia, yaitu perubahan makna yang terjadi karena pertukaran tanggapan dua indera yang berlainan.
6.Asosiasi, yaitu perubahan makna yang terjadi karena persamaan sifat.
BAB III
PENUTUP
- KESIMPULAN
Setelah kami mempelajari bentuk dan makna kami mengambil kesimpulan bahwa:
Ø Satuan bentuk terkecil dalam bahasa adalah fonem dan yang terbesar adalah karangan.
Ø Dalam bentuk ada beberapa deretan yaitu fenom, morfem, kata, frasa, kalimat dan alenia
Ø Makna adalah hubungan antara bentuk bahasa dan objek atau sesuatu hal yang diacunya
Ø Dua macam makna yang penting yaitu lesikal dan gramatikal.
- SARAN
Ø Sebaiknya dalam percakapan sehari-hari menggunakan bahasa yang baik dan benar dengan mengetahui makna dan bentuk kata tersebut
Ø Hendaknya pembaca mampu mengenali serta membedakan antarsemua bentuk dan makna dalam bahasa
0 komentar:
Posting Komentar